Penjualan & pajak
Service charge, pajak (PB1/PPN), harga termasuk pajak, pembulatan tunai, dan penolakan pesanan online saat stok habis.
Pemilik, Manajer
Pengaturan ini menentukan cara total belanja dihitung di outlet: di kasir, website, maupun aplikasi. Buka detail outlet → tab Penjualan & pajak.
#Transaksi
| Pengaturan | Penjelasan |
|---|---|
| Service charge (%) | Biaya layanan dari subtotal setelah diskon. Isi 0 bila tidak ada. |
| Pembulatan tunai | Membulatkan total pembayaran tunai ke Rp100, Rp500, atau Rp1.000. Pembayaran non-tunai tidak dibulatkan. |
| Mode | Terdekat, Ke atas, atau Ke bawah. Selisih pembulatan tercatat di pesanan dan struk. |
| Harga menu sudah termasuk pajak | Nyalakan bila harga yang Anda tulis di produk sudah termasuk pajak (umum di retail). Pajak lalu dihitung mundur dan ditampilkan sebagai rincian. Matikan bila pajak ditambahkan di atas harga (umum di restoran). |
| Tolak pesanan online bila stok habis | Website dan aplikasi menolak item yang stoknya habis. Kasir tetap bisa menjual walau stok minus. Hanya berlaku untuk item yang stoknya dilacak. |
Tekan Simpan setelah mengubah.
#Pajak yang berlaku
Kartu Pajak yang berlaku berisi semua tarif pajak toko. Nyalakan saklar pajak yang dikenakan di outlet ini. Perubahan langsung tersimpan.
Untuk membuat tarif baru:
- Isi nama di Tarif baru, misalnya
PB1atauPPN. - Isi persentase, misalnya
10atau11. - Nyalakan atas service bila pajak juga dikenakan atas service charge (umum untuk PB1).
- Tekan Tambah & pakai. Tarif dibuat dan langsung diterapkan ke outlet ini.
Tarif yang sama bisa dipakai di banyak outlet.
Masih bingung atau menemukan langkah yang berbeda di aplikasi? Tanyakan lewat WhatsApp.